Posyandu Balita dan Lansia di Desa Wakah Berlangsung Meriah, Kepala Desa Mudakir dan Bidan Kartika Hadir

 

Cakranews.net, Ngawi – Pemerintah Desa Wakah, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, kembali menggelar kegiatan Posyandu Balita dan Lansia yang rutin dilaksanakan setiap bulan. Senin (11/5/26), posyandu kali ini bertempat di Dusun Bogo dan dihadiri oleh sejumlah ibu balita serta masyarakat lanjut usia (lansia) setempat.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Hadir langsung dalam kesempatan itu, Kepala Desa Wakah, Mudakir, serta Bidan Desa setempat, Kartika. Kehadiran kedua tokoh desa ini disambut hangat oleh warga yang memadati balai dusun Bogo.

Kepala Desa Mudakir dalam sambutannya menyampaikan bahwa posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa. “Kesehatan balita dan lansia adalah prioritas kami. Dengan posyandu rutin, kita bisa memantau tumbuh kembang anak sekaligus memastikan lansia tetap sehat dan produktif,” ujarnya.

Posyandu balita sendiri memiliki tujuan utama menurunkan angka kematian bayi dan balita serta mencegah stunting. Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala, pencatatan di Buku KIA, pemberian imunisasi, penyuluhan gizi, hingga Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dengan gizi kurang.

Sementara itu, untuk para lansia, posyandu kali ini juga menyediakan layanan khusus guna meningkatkan kualitas hidup fisik, mental, dan sosial mereka. Para lansia menjalani pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, skrining gula darah dan kolesterol, serta diikuti senam lansia yang dipandu oleh kader kesehatan.

Bidan Desa Kartika menjelaskan bahwa sistem pelayanan posyandu di Dusun Bogo menerapkan pola 5 meja. “Meja satu pendaftaran, meja dua penimbangan dan pengukuran, meja tiga pencatatan di Kartu Menuju Sehat (KMS) atau buku, meja empat penyuluhan, dan meja lima pelayanan medis oleh petugas puskesmas,” terang Kartika di sela-sela pemeriksaan.

Menurut Kartika, sistem tersebut memudahkan pemantauan kesehatan secara berjenjang dan efektif. “Dengan meja lima, petugas bisa langsung memberikan konseling medis, resep obat, maupun rujukan jika ditemukan masalah kesehatan serius pada balita atau lansia,” imbuhnya.

Kegiatan posyandu yang didukung oleh PKK dan Puskesmas Ngrambe ini ditutup dengan pembagian PMT untuk balita dan lansia. Para warga berharap kegiatan serupa terus berjalan rutin setiap bulan, karena dinilai sangat membantu mendeteksi dini gangguan kesehatan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.(BOB)

Komentar