Pemdes Wonokerto Gelar Pemeliharaan Jalan Paving Tahun 2026, Serap Belasan Tenaga Kerja
Cakranews.net, Ngawi - Pemerintah Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, resmi melaksanakan kegiatan pemeliharaan jalan untuk tahun anggaran 2026. Kegiatan ini difokuskan pada ruas jalan paving yang berlokasi di RT 001 RW 006, Dusun Sendangngembes. Langkah ini diambil sebagai respons atas aspirasi warga yang menginginkan akses transportasi lebih layak dan aman untuk menunjang aktivitas keseharian mereka.
Anggaran yang dialokasikan untuk pemeliharaan
jalan ini sebesar Rp31.014.600 yang bersumber dari Silpa (Sisa Lebih
Perhitungan Anggaran) Pendapatan Asli Desa (PADesa) tahun 2025. Penggunaan dana
silpa ini menunjukkan komitmen desa dalam memanfaatkan sisa anggaran secara
produktif. Kegiatan ini juga melibatkan belasan tenaga kerja yang merupakan
warga sekitar lokasi pekerjaan.
Kepala Desa Wonokerto, Siti Moasri, Senin
(4/5/2026), menyampaikan bahwa pemeliharaan jalan ini merupakan program
prioritas tahun 2026 yang diusulkan langsung oleh masyarakat. Usulan tersebut
telah ditampung dalam Musyawarah Desa (Musdes) tahun 2025. Hal ini membuktikan
bahwa aspirasi warga menjadi landasan utama pembangunan desa.
"Perawatan jalan ini menjadi bagian dari
aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui musyawarah desa tahun lalu. Dan itu
disetujui dalam Musdes," ujar Kepala Desa Wonokerto. Pernyataan ini
menegaskan bahwa proses perencanaan pembangunan di Desa Wonokerto berjalan
secara partisipatif dan transparan, melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa
pemeliharaan ini bertujuan untuk menyediakan akses sarana transportasi yang
layak bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas keseharian. Kondisi jalan
yang baik akan memudahkan warga mengangkut hasil pertanian, pergi ke sekolah,
serta mengakses layanan publik tanpa hambatan berarti.
"Ini menjadi bagian dari penyediaan akses
untuk sarana transportasi untuk masyarakat, dalam menjalankan aktivitas
keseharian," tambahnya. Pernyataan tersebut menggarisbawahi pentingnya
infrastruktur jalan sebagai urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial di pedesaan.
Tanpa jalan yang terawat, mobilitas warga akan terganggu.
Kepala desa juga menekankan bahwa kegiatan ini
tidak hanya bermanfaat bagi kelancaran mobilitas, tetapi juga memberikan dampak
ekonomi langsung. "Perawatan sarana untuk transportasi ini juga bisa
menambah pendapatan masyarakat secara ekonomi dari keterlibatannya sebagai
tenaga kerja," jelasnya. Belasan warga yang bekerja mendapatkan upah yang
membantu perekonomian keluarga.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program
perawatan jalan ini merupakan bagian dari satu kesatuan pembangunan desa yang
berkelanjutan. "Program perawatan jalan kali ini juga menjadi bagian satu
kesatuan pembangunan desa, jadi tidak hanya membangun tetapi juga
merawat," tegasnya. Filosofi ini mengubah paradigma dari pembangunan yang
selalu proyek baru ke pemeliharaan rutin.
Di akhir pernyataannya, Kepala Desa Wonokerto
berharap dengan adanya akses transportasi yang baik, roda perekonomian
masyarakat dapat tumbuh. "Harapannya dengan akses untuk transportasi yang
baik, ekonomi juga akan tumbuh, utamanya untuk seluruh masyarakat yang
menggunakan akses jalan ini," pungkasnya. Optimisme ini didasarkan pada
pengalaman banyak daerah.
Dengan
terlaksananya pemeliharaan ini, diharapkan infrastruktur jalan di Dusun
Sendangngembes semakin baik dan mampu mendukung aktivitas warga Desa Wonokerto
ke depan. Masyarakat pun diimbau turut menjaga hasil pemeliharaan agar
manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Desa berkomitmen melanjutkan
program serupa di ruas-ruas lainnya. (AMN)
Komentar
Posting Komentar