DPC PKB Ngawi Gelar Taaruf dan Konsolidasi, Tekad Perjuangkan Nilai Aswaja dan Harapan Rakyat
Cakranews.net
Ngawi – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten
Ngawi menggelar kegiatan taaruf dan konsolidasi pengurus masa bakti 2026-2031
di Hotel Sukowati, Jumat (10/7/2026). Acara ini menjadi momen penting bagi
seluruh jajaran baru untuk saling mengenal, menyatukan visi, serta memperkuat
soliditas organisasi di tengah dinamika politik lokal.
Ketua DPC PKB Kabupaten Ngawi, Nuri
Karimatunnisa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen nyata
partai dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menyebut
bahwa pengukuhan kepengurusan baru bukan sekadar seremonial, melainkan awal
dari perjalanan panjang yang penuh tanggung jawab.
Dalam
sambutannya, Nuri Karimatunnisa menyampaikan bahwa pengurus DPC PKB Ngawi
2026-2031 adalah estafet amanat yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
"Kami sangat menyadari bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan,"
ujarnya di hadapan para pengurus cabang dan ranting yang hadir.
Ia mengingatkan bahwa partai yang berakar
pada tradisi Nahdlatul Ulama ini memiliki beban moral untuk terus
memperjuangkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam bingkai
kebangsaan. Lebih dari itu, ada harapan besar dari masyarakat Ngawi yang
menggantungkan asa kepada PKB sebagai wadah perjuangan mereka.
Nuri
juga menekankan bahwa amanah warga nahdliyin menjadi pendorong utama bagi
seluruh kader untuk bergerak tanpa lelah. "Ada harapan besar dari
masyarakat Ngawi kepada PKB, ada amanah warga nahdliyin untuk terus
memperjuangkan nilai-nilai Aswaja kebangsaan dan segala harapan rakyat,"
tegasnya.
Menurutnya, semua aspirasi yang berkembang
di akar rumput harus mampu diterjemahkan menjadi program kerja yang konkret dan
berdampak langsung. "Oleh sebab itu, kami benar-benar harus bekerja keras
agar apa yang kita inginkan ini bisa dapat terwujud ke depannya,"
tambahnya, mengajak seluruh pengurus untuk meninggalkan pola kerja biasa-biasa
saja.
Kegiatan
taaruf yang dikemas dengan diskusi kelompok dan paparan program tersebut juga
dihadiri oleh pengurus DPW PKB Jawa Timur, Ahmad Athoillah, yang memberikan
penguatan motivasi dan arah strategis. Dalam arahannya, Ahmad Athoillah
menyoroti pentingnya memandang politik sebagai ladang keberkahan, bukan sekadar
perebutan kekuasaan. "Dalam PKB, berpolitik itu adalah berkah,"
ucapnya, mengingatkan bahwa setiap langkah yang dilandasi niat baik dan
keikhlasan akan mendatangkan kebaikan bagi partai dan rakyat. Ia juga
menekankan bahwa target besar tidak perlu ditakuti selama ada kesungguhan dari
awal.
Ahmad
Athoillah lalu memberikan perspektif baru tentang cara mencapai target-target
ambisius yang sudah dirancang oleh DPC Ngawi. "Target itu kalau kita sudah
niat dari awal tidak akan berat. Dengan optimis, target berat sekali pun akan
tercapai," jelasnya, memberikan semangat kepada para pengurus yang masih
merasa ragu.
Ia bahkan menantang seluruh kader untuk
bekerja melebihi perkiraan, seolah-olah pemilu akan digelar besok hari.
"Semisal target kita melebihi dari perkiraan, anggap saja bahwa besok itu
akan dilakukan pemilu sehingga hari ini kita bekerja ekstra keras sekalipun
pemilu masih jauh," kata Ahmad, menggambarkan urgensi kerja cepat dan
terukur.
Konsolidasi
ini juga menjadi ajang pemetaan kekuatan partai di masing-masing kecamatan,
serta penyusunan kalender kerja jangka pendek dan menengah. Para pengurus
sepakat untuk memperkuat basis massa melalui pendekatan kultural dan
peningkatan pelayanan publik, sejalan dengan karakter PKB sebagai partai
kerakyatan. (RYS)

Komentar
Posting Komentar