CAKRANEWS.NET, NGAWI--Demokrasi membutuhkan legalitas untuk memperkuat  legitimasi  pemerintahan. Baik itu pemerintahan  di daerah maupun pusat. Karena itu  kedatangan  masyarakat   di tempat pemunguta suara  sangat penting untuk menyuarakan pilihan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Ngawi,   Rabu 9 Desember 2020.

“Legitimasi itu   itu penting, guna mendukung pemerintah daerah  akan datang.  Satu suara dari warga memperkuat legitimasi demokrasi,” kata Dito,  praktisi hukum  juga Ketua Cabang  Ikatan Advocat Indonesia (IKADIN) Kabupaten Ngawi  menanggapi  coblosan Pilkada  Ngawi, 9 Desember 2020.

Menurut Dito, demokrasi itu  harus dibangun melalui proses sesuai aturan  atau hukum yang berlaku. Pilkada  memiliki dasar  hukum yang kuat dengan adanya UUD 1945, UU Pemilu, Pemeraturan  dari pemerintah, peraturan  KPU/Bawaslu dan ada peraturan dari pemerintah daerah  setempat.  Begitu kuatnya yang mendasari pelaksanaan Pilkada, tentunya harus diikuti dengan  partisipasi masyarakat, salah satunya  datang di TPS, kemudian mencoblos dengan memilih  pasangan calon sesuai  pilihannya di kartu suara.  “Pasangan calon mana yang dicoblos tentunya  yang ada gambar calon  di kartu suara,  itu  salah satu wujud partisipasi untuk memperkuat  legitimasi demokrasi,”ujarnya.

Jika partisipasi  demokrasi salah satunya dengan mencoblos  pilihan paslon,  lanjut Dito, ada partisipasi  masyarakat dengan  wujud lain.  Dengan ikut memantau  pelaksanaan  pemungutan suara, dan  mengawasi penyelenggara Pilkada. Mengapa? Karena  penyelenggara  pilkada  itu menjadi kunci sukses tidaknya pelaksanaan pilkada. “Siapa lagi kalau bukan masyarakat mengawasi penyelenggara  pilkada,” katanya.

Siapa penyelenggara pilkada? Dijelaskan Dito, adalah Komisi Pemilihan Umum hingga jajaran sturuktural ke bawah Panitia Pemilihan  Kecamatan (PPK), PPS, hingga  KPPS.  Kemudian  yang yang perlu  diawasi juga Bawaslu, Panwaslu hingga PPL. “Mereka jangan sampai sembrono dalam bekerja. Karena  kinerja mereka masih diragukan dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya,” ujar Dito, sambil mengatakan  Pilkada ini jangan sampai cacat karena  penyelenggara pilkada. (rto)

 

 

 


Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top