dok. grudo.ngawikab.id

CAKRANEWS.NET, NGAWI - Pengelolaan Informasi di Pemerintah Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi tergolong berjalan baik. Itu ditandai dengan prestasi, berupa penghargaan tiga tahun berturut-turut mulai 2018, 2019 hingga 2020, dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngawi.

Perjalanan pengelolaan informasi di Desa Grudo memang tidak semudah membalikkan tangan. Selain perlu operator aktif, mengelola website juga butuh seorang yang memahami aplikasi WordPress dan lihai dalam menyusun narasi berita.

"Dari awal, kita sudah antisipasi dengan menyiapkan operator untuk pengelolaan informasi. Dan kita sadari, tidak mudah mencari operator website sesuai kriteria," terang Triono ST Kepala Desa Grudo.

Awal pengelolaan, website Desa Grudo fokus pada informasi program dan kegiatan desa. Langkah itu diambil sebagai tindak lanjut dari perintah Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). 

"Sebagian dari kewajiban desa adalah mewujudkan informasi sebagai bentuk transparansi. Tidak hanya program dan kegiatan saja, tapi juga anggaraan," lanjut Triono.

Sebagai bentuk transparansi, desa mempublikasikan Anggaraan dan Pendapatan Belanja Desa (APBDes) setiap tahun melalui tampilan depan website desa. Informasi APBDes itu, bisa diakses masyarakat dalam kurun satu tahun anggaran, dan baru diganti setelah ditetapkannya anggaraan tahun berikutnya.

"Masyarakat bisa melihat anggaran yang dikelola desa melalui website. Jadi cukup buka grudo.ngawikab.id atau papan publikasi yang ada di desa Kantor Desa Grudo," himbau Triono.

Sementara, operator website Desa Grudo menilai bila peran Informasi menjadi vital dalam era modern. Menurutnya, informasi merupakan kebutuhan yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari hari. 

"Informasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, website desa merupakan solusi untuk informasi sesuai era saat ini," terang Arys Purwadi, operator website Desa Grudo.

Juga dikatakan Arys, keberadaan website desa menjadi sarana promosi potensi di Grudo. Tidak hanya potensi lingkup pemerintahan saja, namun juga Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). "Kita sudah mempromosikan berbagai UMKM yang ada di Desa Grudo. Ini cukup membantu mereka dalam proses marketing".

"Kita harapkan, kedepannya ada semacam pemahaman masyarakat untuk menjadi kontributor. Mereka memberi data potensi yang belum kita publikasikan," harap Arys. (RYS)

 







Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top