CAKRANEWS.NET, Ngawi - Mahasiswa yang terdiri dari elemen organisasi Pimpinan Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), PC Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) dan Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) Ngawi menggelar unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja, Jum'at (9/10).

Aksi diawali dari Patung Gading Kartonyono dengan melakukan orasi penolakan UU Cipta Kerja  yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Senin (5/10)lalu. Mereka beranggapan bila UU Cipta Kerja hanya menguntungkan pihak tertentu dan  merugikan kaum buruh sehingga harus ditolak.

"UU Cipta Kerja hanya menguntungkan pihak tertentu dan tidak memperhatikan hak - hak buruh, maka harus kita tolak." Pekik salah satu orator demo dari PMII.

Setelah sekira 30 menit berorasi, demo dilanjutkan dengan melakukan longmarc  mengarah ke gedung DPRD Kabupaten Ngawi untuk menemui para wakil rakyat. Sepanjang perjalan, mereka terus meneriakkan penolakan terhadap UU Cipta Kerja. Mereka juga menyampaikan dampak langsung bila UU Cipta Kerja di berlakukan.

Dampak langsung tersebut dikarenakan orang tua mereka rata - rata dari kaum buruh.

Sesampai di depan gedung DPRD Kabupaten Ngawi, mereka berkumpul dan kembali melakukan orasi dengan tema yang sama. Tidak berapa lama berorasi, Anggota DPRD menemui mereka secara perwakilan untuk menyampaikan aspirasi.

Menunggu proses penyampaian aspirasi, mahasiswa terus berorasi secara bergantian sambil menunggu hasil mediasi. "Kita tetap tunggu keputusan sampai sholat Jum'at. Kalo belum ada keputusan, kita lanjutkan demo setelah jum'atan."

Setelah berapa lama, akhirnya pertemuan anggota dewan dengan perwakilan mahasiswa menghasilkan keputusan dengan menyepakati tuntutan pendemo.

Untuk isi tuntutan, Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Sarjono menunjukkan dan membacakan di depan massa pendemo.

Pada saat pembacaan kesepakatan tuntutan, beberapa kali mendapat koreksi dari pendemo. Hal itu disebabkan karena kesalahan mengeja huruf PMMI menjadi PMII. "PMII hoi... bukan PMMI" Teriak beberapa mahasiswa yang menjadi anggota PC PMII Kabupaten Ngawi.

Secara keseluruhan, demo penolakan UU Cipta Kerja berlangsung lancar dan damai. Untuk menjamin keselamatan dalam perjalan pulang, polisi melakukan pengawalan sampai tujuan masing-masing. (RYS)

 


Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top