Ina Ammania, anggota Komisi VIII DPR RI menyerahkan BOP simbolis ke pengelola TPA Al Kautsar

Cakranews.net, Ngawi---Ina Ammania, anggota Komisi VIII DPR RI satu ini selalu menyentuh hal kelihatan sepele tapi bermakna dan bermanfaat besar  bagi pendidikan anak. Sejak dini,   anak  harus diberi  hal yang baik, diberi keteladanan dalam kehidupan agar  memiliki  akhlak, budi pekerti dan  peduli dengan  kehidupan sosial kelak.

”Kata siapa anak-anak tidak bisa diajak bicara. Sejak dalam kandungan, sudah bisa diajak bicara. Coba ibu ketika mengandung sering mengajak  bicara dengan memegang kandungannya, ya apa tidak,” ujar  wanita yang terlihat energik ini saat berdialog dengan pengelola, ustadz, ustadzah dan tokoh masyarakat Lembaga Pendidikan Islam Taman Pendidikan Al Qur’an Al Kautsar, Ngronggi, Grudo. Dialog disela-sela menyerahkan Penyerapan BOP pada masa pandemik Covid-19 tahun anggaran 2020 (30/08).  TPA Al Kautsar salah satunya yang mendapat BOP. Hadir perwakilan dari  Kemenag Ngawi menyaksikan penyerahan BOP.

Menurut politisi Fraksi PDI P ini,  orangtua harus memberi keteladanan kepada anak-anak dalam hal apapun. Keteladanan yang baik. Bukan keteladan yang tidak baik. Misal ketika  di jalan ada batu atau  benda yang nantinya bisa mencelakakan pengguna jalan, maka  anak diarahkan untuk  menyingkirkan atau memindahkan batu  itu ke tempat aman atau pinggir jalan sehingga anak peduli terhadap lingkungan sekitar.

                                       Bersama Kyai Ulinnuha, pengasuh Ponpes Temulus

Selain itu,  anak diajari untuk berani mengutarakan pendapat agar terlatih untuk berbicara kepada orang lain, dan berpendapat di tengah orang banyak. Berinteraksi dengan orang lain harus dilatih. Anak juga harus diajari untuk bersyukur. “Misal setiap pagi bangun tidur berdoa, saat kita bangun ucapkan Alhamdulillah. Hidup  itu yang mengatur Tuhan, dan kita bersyukur bangun tidur ucapkan Alhamdulillah. Bangun pagi dapat kehidupan, dapat rejeki, kesehatan, keselamatn. Badan kita sehat. Itu cara memberi contoh kepada anak-anak," ujar Ina,.

Dia menambahkan, anak-anak juga perlu diajari cara bersyukur ketika menerima kesedihan atau kekecewaan. Ketika orangtua belum dapat uang, belum dapat rejeki maka anak-anak perlu . diberi pemahaman.  Termasuk soal makanan  bergizi anak-anak harus diberi edukasi. Makanan bergizi sangat penting bagi tubuh agar badan sehat, supaya badan memiliki ketahanan dari berbagai sakit. Memang untuk memberi edukasi pada anak-anak,  kata Inna, harus dengan berbagai cara. Biasanya anak-anak akan respon  apabila ada stimulus, dengan memberi apa yang menjadi kesukaan anak-anak. 

Sementara pengelola TPA Al Kautsar  Enni Aslihatul Kirom mengatakan, kunjungan Anggota Komisi VIII DPR RI  dan Kementrian Agaman ngawi menjadi motivasi bagi TPA Al Kautsar untuk terus maju  berjuang membiasakan anak untuk belajar membaca Al Qur’an sehingga  kelak menjadi generasi Qur’ani. “Muga santriwan-santriwati makin mencintai Al Qur’an. Tidak skedar membaca dengan fasih tapi mengamalkan kandungan Al Qur’an,” tutur Enni.

Sedangkan kedatangan Ina di Ngawi rangkaian menyerahkan Penyerapan BOP Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada masa pandemik Covid-19 tahun anggaran 2020. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Ponpes Temulus Kedungombon, Kedungharjo Mantingan, pimpinan dan pengasuh  KH Ahmad Ulinnuha Rozy, yang juga Ketua PC NU Kabupaten Ngawi. Selain di Al Kautsar dan Ponpes Temulus, Inna juga berkunjung di salah satu Ponpes di Wareng Beran. Ina  juga turun ke sejumlah kota di Dapil VIII. Anggota sebagai wakil rakyat ini terpilih dari Daerah Pemilihan VIII.. (rto)

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top