* Pentas Seni Kangen Tanggapan di Masa Pandemi Covid-19
CAKRANEWS.NET-NGAWI—
Gebrakan pelaku seni tergabung dalam Padepokan Seni Putri Wangi, Kedungputri Paron Ngawi di Suasana Pandemi Covid-19 patut diacungi jempol. Setelah dua kali sukses di pentas live streaming lalu, malam ini (Sabtu, 8/8)  pentas live streaming  kali ketiga digelar lagi di Pusat Padepokan Seni  Putri Wangi, Dusun Ngisor Kedungputri.  Kali ini  menggelar seni wayang kulit lakon Narayana Kridha oleh dalang Ki Anom  Dwijo Kangko. “Ada kolaborasi musik, penyanyi, sound, tata lampu, tata  panggung yang disetting oleh para seniman. Live streaming ini  juga support  dari berbagai pihak, ” Mas Puguh Nugroho, Ketua Pusat Padepokan Putri Wangi.

KI Anom Dwijo Kangko membesut Lakon Narayana Kridh dengan gaya dan karakter tersendiri Narayana Kridha    mengisahkan perjalan Raden Narayana yang kemudian awal Narayana menduduki takhta Kerajaan Dwarawati, bergelar Prabu Batara Kresna. Dalang Ki Anom Dwijo Kangko sudah  banyak tampil di berbagai tempa. Bersama para seniman  tampil kolaborasi dengan para seniman  dari berbagai banckground berbeda-beda. “Lakon ini patut disimak dan diambil maknanya oleh masyarakat sekarang.. Silahkan untuk  menonton di live streaming, yang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh Ngawi,”ujarnya

Boleh dikata live streaming ini spontanitas para seniman Ngawi. Waktu persiapan  sangat  pendek, namun tetap memiliki daya tarik. Ada kolaborasi musik, penyanyi, tata suara, tata lampu, tata  panggung. Pentas sebelumnya  melibatkan  peñata tari dari mahasiswa Institut Seni Indonesia  (ISI). Seniman musik, penyanyi campursari, seniman tari dan pencipta lagu pun  terjun langsung mensukseskan pentas live streaming.

“Semua dilatarbelakangi semangat dan kepedulian para seniman yang  kangen tanggapan sejak pandemi Covid-19, yang belum diperbolehkan ada  kerumuman  dan gelar seni semacam ini. Satu-satunya untuk mengobati semua ini, Padepokan Seni Putri Wangi menggelar pentas  live streaming. Ternyata  respon masyarakat luar biasa,” ujar Puguh yang memiliki bakat seni dari  keluarganya ini.

Di live streaming kedua lalu, lagu-lagu  terbaru dinyanyikan oleh pencanyi campursari Ngawi  dengan persiapan yang sangat singkat.  “Persiapan kita lalu  hanya tiga hari, tapi hasilnya cukup membanggakan. Itu terbukti respon tinggi dari masyarakat yang  melihat secara langsung di lokasi maupun lewat  live streaming,” ujar Mas Puguh Nugroho,  project officer pentas live streaming malam nanti.

Live streaming lalu  lalu ditampilkan lagu-lagu  terbaru,  dan dinyanyikan oleh pencipta sendiri, maupun penyanyi  Ngawi. Dua tembang campursari  M. Sodiq, Kenyo Ngawi dan Kelaran Neng Kartonyono.. Kang Sodiq  sehari-hari  menjabat  Sekda Kabupaten Ngawi menonton lewat streaming langsung merespon lagunya yang dibawakan penyanyi Ngawi . “Jempol untukkreatifitas Padepokan Putri Wangi. Kegiatan seni budaya seeprti ini patut mendapat apresiasi,”ujar Kang Sodiq.  

Lagu Ora Bakal Keliyo ciptaan Dito juga dinyanyikan oleh  penyanyi lain di live  streaming malam itu. Dito yang juga Ketua DPC Ikatan Advocat Indonesia (Ikadin) Ngawi ini hadir di lokasi manggut-manggut mendengarkan lagu yang dinyanyikan penyanyi lain. “Lumayan yang membawakan Lagu Ora Bakal Keliyo. Muga lagu ini disukai oleh masyarakat, terutama para pencinta musik campursari,” ujar Dito, yang juga pimpinan Perusahaan Berita Online PT Rukun Cakra Media.

Triono—alias Hercules, juga tampil di  Live streaming  lalu. . Tampil membawakan  lagu Stasiun Ngawi, ciptaan sendiri. Hercules   dengan penuh percaya diri.  Streaming live  ini bisa dilihat di channel AMpro live streaming Putri Wangi dan Channel dwijolaras Indonesia.

Sementara malam nanti, live streaming geolar wayang kulit bisa dilihat di channel yang sama. Dari persiapan yang pendek ini  live streaming digelar Padepokan Seni Putri Wangi akan total untuk memberi hiburan   kepada masyarakat yang rindu karya  Padepokan Seni Putri Wangi dan rindu menonton gelar seni budaya.  “Stay at home. Tinggal di rumah saja, sambil menonton live streaming pentas seni wayang kulit digelar oleh Padepokan Seni Putri Wangi,” tandas Mas Puguh.  (rto)           

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top