CAKRANEWS.NET, Ngawi - Kepala Desa Grudo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi mengancam akan melakukan penutupan exit tol Ngawi bila proses penggantian tanah kas desa (TKD) sampai bulan Desember belum beres.

Ancaman itu dilakukan pada Kamis (16/7) saat pertemuan dengan Pemerintah Daerah dan perwakilan PT. Waskita di Aula Kantor Desa Grudo.

"Kalo sampai bulan Desember (2020) belum beres urusan tanah TKD yang terkena tol, saya bersama warga Desa Grudo akan memblokade exit tol." Terang Triono dengan nada tinggi.

Dikatakan juga bila proses tersebut sudah berjalan 2 tahun. Menurut Triono, 2 tahun sudah terlalu lama untuk penyelesaian masalah yang dianggapnya simpel. 

"Sampai sekarang sudah berjalan 2 tahun tanpa kejelasan. Itu terlalu lama untuk persoalan yang saya kira ndak begitu rumit." Lanjut Triono Kades yang memasuki periode ketiga itu.

Sementara Pemerintah Kabupaten Ngawi melalu Plt Kepala Bagian (Kabag) hukum menjelaskan persoalan yang menyebabkan belum terealisasinya pengganti TKD.

"Kita sangat hati-hati dalam menyikapi persoalan TKD. Tentu kita menginginkan semua aman dan tidak ada masalah." Terang Idham Karima Plt Kabag Hukum Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Pertemuan pembahasan berlasung sekitar 1 jam. Acara dilanjutkan dengan pemeriksaan berkas administrasi dan pengecekan lapangan. (RYS)

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top