CAKRANEWS.NET, Ngawi - Musyawarah Desa (Musdes) Grudo tentang penetapan penerima bantuan sosial untuk warga tidak mampu  terdampak Corona Virus Desease (Covid-19) dilangsungkan Sabtu (9/5).

Bertempat di Aula Kantor Desa Grudo, acara dihadiri Kepala Desa Grudo, Perangkat Desa Grudo, Badan Permusyawaratan Desa, Pendamping Bantuan Langsung Tunai (BLT), Babinsa, Babinkamtibmas serta Ketua RT dan RW.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Grudo menekankan pentingnya bantuan sosial saat pandemi Covid-19. Hal tersebut berkaitan dengan dampak yang ditimbulkan secara ekonomi pada warga kurang mampu.

"Bantuan Sosial kali ini berbeda dengan sebelumnya. Bukan masalah berapa besar nilainya, namun masalahnya terletak pada sulitnya memenuhi kebutuhan ekonomi pada masyarakat kurang mampu." Terang Kades Grudo Triono ST.

Selain langkah cepat dalam pencairan, Triono juga menginstruksikan pada jajarannya untuk benar-benar selektif dalam pengajuan warga yang akan mendapatkan BLT dari Dana Desa.

"Sesuai dengan Surat Edaran Bupati Ngawi, Desa Grudo menetapkan Anggaran 5% dari Dana Desa. Kalau tiap bulan warga dimaksud mendapatkan 600 ribu selama 3 bulan, anggaraan yang disiapkan hanya mampu memenuhi 24 KK." Lanjut Kades yang akrab disapa Hercules itu.

Sementara Sekretaris Desa Grudo menyampaikan regulasi untuk warga yang berhak mendapatkan BLT Dana Desa. Salah satu yang harus dipenuhi penerimanya adalah belum terdaftar sebagai peserta bantuan sosial pemerintah.

"Peserta penerima BLT Dana Desa tidak boleh rangkap dengan penerima Bantuan Sosial lain seperti BLT, BPNT,  dan lainnya. Jadi sebelum melakukan penetapan penerima Bansos dari Dana Desa harus mengacu pada data yang sudah ada." Terang Edy Ranto. 

Terkait mekanisme pencarian bantuan dari Dana Desa, Edy mengatakan dijamin utuh dan tersampaikan karena penyalurannya melalui transfer dari rekening bank. (RYS)




Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top