CAKRANEWS.NET, Ngawi - Banyak keluhan bagi warga luar kota yang menggunakan exit tol Ngawi. Hal tersebut dikarenakan wajib menunjukkan kartu sehat dengan menyertakan bukti hasil rapid test ataupun swab.

Seperti yang dialami Ahmad dari Surabaya. Ia bersama tiga rekannya bermaksud ke Sragen Jawa Tengah karena ada kepentingan mendadak. 
Untuk mempersingkat waktu, ia memutuskan menggunakan jalur bebas hambatan melalui jalan tol. 

Memasuki area Ngawi, mobil diarahkan ke jalur exit tol untuk dilakukan check point kesehatan. Kemudian petugas menanyakan kartu keterangan sehat. Karena tidak memiliki kartu keterangan sehat, Ahmad disarankan untuk melakukan rapid test agar bisa melanjutkan perjalanan ke Sragen.

Karena kepentingan yang tidak bisa di tunda, akhirnya Ahmad memutuskan mengikuti anjuran petugas melakukan rapid test di Rumah Sakit yang disarankan petugas. "Karena penting, akhirnya rapid test." Terang Ahmad.

Dari hasil rapid test menunjukkan keempatnya diketahui non reaktif. Mereka kemudian membayar tagihan hampir dua juta rupiah untuk rapid test.

Dari informasi tersebut kemudian awak media mendatangi Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi untuk konfirmasi. Namun sampai di Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Dr Yudhono sebagai anggota penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) tidak berada di tempat.

Untuk menggali informasi tentang rapid test terkait kedatangan warga luar daerah,  dilanjutkan dengan mendatangi Bidang P2P.  Namun lagi-lagi kepala Bidang P2P tidak ada di tempat. 

Dari staf bidang P2P diketahui bila pemberlakuan wajib memiliki surat sehat untuk pendatang dari luar daerah di Kabupaten Ngawi berdasarkan Surat Edaran Bupati Ngawi. Itu ditunjukkan dengan bukti surat berformat PDF di Handphone.

Namun ketika Surat Edaran dimaksud diminta sebagai dasar informasi publikasi,  Staf tersebut menolak dengan alasan tidak untuk umum. "Tidak untuk umum, ini kepadanya jelas." Terang staf pria yang bertugas di bidang P2T.

Dari hasil penelusuran, Surat Edaran Bupati Ngawi dimaksud adalah dengan Nomor 065/05.46/403.011/2020. Surat tertanggal 17 Mei 2020 tersebut di tujukan kepada Koordinator Check Point Perbatasan dan Exit Tol.

Dijelaskan dalam surat bila ruang  lingkupnya  tentang kewajiban menunjukkan surat sehat bebas Covid-19 bagi masyarakat luar daerah yang akan melakukan aktivitas di kabupaten Ngawi.





Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top