CAKRANEWS.NET, Ngawi - Rapid test terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngawi guna melakukan deteksi awal penyebaran Covid-19. Hal tersebut bukan tanpa alasan, dua hari secara secara berturut-turut sebelumnya menunjukkan hasil mengejutkan dengan puluhan peserta reaktif positif.

Memasuki hari ke 3 rapid test, Pemkab Ngawi menyasar dua swalayan besar di area kota pada Selasa (19/5). Swalayan tersebut meliputi Luwes dan Tiara yang berada masuk dalam kota Ngawi.
 
Untuk swalayan Luwes, rapid test diikuti 98 orang dengan melibatkan tim medis dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ngawi. Dari hasil rapid test diketahui bila seluruh peserta tidak terindikasi Covid-19 atau non reaktif

Sedang pada swalayan Tiara pelaksanaan rapid test diikuti 60 orang dengan melibatkan tim medis dari Puskesmas Geneng. Untuk peserta merupakan pramuniaga maupun staf swalayan dimaksud. Untuk hasil rapid test Toserba Tiara dinyatakan nihil atau non reaktif.

"Dari Tiara pertama kita test  sekitar 30 an, tapi terus ada yang datang lagi, perkiraan sekitar 60 an. Hari ini hasilnya sudah dikirim pada kami non reaktif semua." Terang Jaswadi Kasi P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi.

Seperti di beritakan sebelumnya, Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Ngawi akan terus melakukan pendeksian Covid-19 dengan melakukan  rapit test dititik - titik yang dicurigai menjadi penyebaran Covid-19. 
 
Bahkan untuk mendeteksi lebih jauh keberadaan Covid-19, Bupati Ngawi mesan alat rapid test sebanyak 2000 buah. Pemesanan akan dilakukan melalui Dinas kesehatan maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soeroto Ngawi. (RYS)

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top