Di Masjid Al Hasyir, Shalat Jumat  Dapat Masker
Bermasker tetap khusyuk
CAKRANEWS.NET, NGAWI—Pandemi Covid-19 tak menghalangi  umat Islam  beribadah shalat Jumat dan shalat lima waktu berjamaah. Pemandangan itu terlihat di  Masjid Al Hasyir, Dusun Padas  Desa Jururejo. Namun diwajibkan mengikuti prosedur penanggulangan Covid-19 yang diatur pemerintah daerah, maupun  Kementerian  Agama Ngawi.

Jamaah harus cuci tangan, cuci kaki,  jaga kebersihan, wajib bermasker, tempat duduk dan berdiri jamaah harus berjarak. Selain jamaah, imam shalat dan penceramah wajib bermasker. Ini sejarah jaman, shalat berjamaah dan shalat Jumat, imam dan jamaah kompak bermasker. Baru kali ini dalam sejarah,  jamaah dan imamnya kompak . bermasker semua saat shalat berjamaah di masjid.

Selama ini masjid Al Hasyir rutin disemprot dengan  desefektan,  menyediakan tempat  cuti tangan dengan sabun, Tambahan dari takmir masjid, jamaah diminta  membawa sajadah (alas untuk sholat) sendiri.

Bagi jamaah yang tidak memakai masker mendapat masker gratis  dari takmir Masjid Al Hasyir dan Kepala Desa Jururejo. “Sejak merebak Covid-19, jamaah masjid diminta untuk ikut  berperan aktif menanggulangi Covid-19,” ujar Samsul Hadi, Ketua Takmir Masjid Al Hasyir kepada Cakranews.Net usai Shalat Jumat (17/04/2020)

Kades Jurrejo bagi-bagi masker  anak muda.
Apa yang dilakukan takmir, lanjut Samsul, konsekuensi  takmir dan jamaah yang  sepakat tetap menggelar ibadah shalat jamaah dan shalat Jumat di tengah badai Covid-19.  Jangan sampai  ibadah di masjid ditiadakan, hanya gara-gara wabah Covid-19. “Takmir dan jamaah masjid Al Hasyir wajib ikut melakukan pencegahan  penyebaran wabah Covid-19. Caranya patuhi prosedur saat shalat berjamaah, agar masjid tidak rentan dari penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Saat shalat Jumat, Kepala Desa Jururejo Ninin Alfandi didampingi LPMD dan BPD bagi-bagi masker ke jamaah yang tidak bermasker. Selama sebagian besar  jamaah masjid telah menggunakan masker. Kemungkinan ada yang buru-buru ke masjid, lupa bermasker.  “Bagi-bagi masker gratis ini program dari Pemerintahan Desa Jururejo. Termasuk  kepada jamaah masjid. Ini demi  menekan penyebaran Covid-19 yang membahayakan kesehatan manusia,” ujar Ninin Alfandi  yang langsung turun bagi masker di masjid.
Berjarak tetap damai
Begitu akan masuk, dan  ada jamaah yang sudah duduk  di dalam masjid tidak bermasker, Kades mendekati jamaah bersangkutan langsung diberi masker, sekaligus diberi  kode agar langsung memakainya. “Sosialisasi dengan bagi-bagi masker gratis ini untuk membiasakan warga bermasker dimanapun berada.  Ibadah pun juga tenang. Pak Bupati sudah mewajibkan  warga untuk bermasker ketika di luar rumah. Alhamdulilah warga patuh,” tuturnya.

Sementara di kawasan Jururejo, masjid-masjid yang mengadakan shalat berjamaah dan shalat Jumat, diwajibkan mematuhi  aturan pemerintah. “Jaga Jururejo, jaga Ngawi agar terhindar dari wabah Covid-19 dengan mengikuti aturan pemerintah. Pakailah masker saat keluar rumah,” ujar Ninin, yang juga penggiat masjid sebelum menjabat menjadi Kades. (rto)


.

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top