Sugiharto: Pelatihan  Jurnalis Desa Gagasan Luar Biasa! 
Bercita-cita  wartawan profesional lahir di desa-desa

CAKRANEWS.NET—Sebanyak 40 pemuda dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda  (OKP) tergabung  dalam DPD Komite Nasional Pemuda Indonesa (KNPI) Kabupaten Ngawi mengikuti pelatihan Jurnalis Desa,  di Pendopo Museum Trinil, kemarin (28-29/2). Pelatihan bertujuan mencetak wartawan handal dan membantu program penyebaran informasi penyelenggaraan pemerintah daerah, khususnya di pemerintahan desa.

“Pelatihan jurnalis desa  ini kerjasama  KNPI dengan Dinas Kominfo Kabupaten Ngawi. Peserta perwakilan dari 19  kecamatan. KNPI punya kewajiban  untuk menggali potensi pemuda di bidang  jurnalistik, dank ke depan membantu pemerintah daerah dan desa dalam menyebarkan iformasi  positif kepada masyarakat,“ ujar Miftakhul Huda,  Ketua Penyelenggara  yang juga Ketua DPD KNPI Kabupaten Ngawi.

Huda—begitu panggilan pria  berambut gondrong ini,  menjelaskan,  gagasan mencetak jurnalis desa  dipelopori KNPI Ngawi kali pertama di Jawa Timur, bahkan secara nasional pun belum ada.  Hal ini diakui Komite Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur  saat memberi materi di pelatihan. “KPID Jawa Timur  sangat  mengapresiasi gagasan KNPI Ngawi menggelar  pelatihan  jurnalis desa. KPID akan menginformasi kepada daerah lain untuk mengadakan  pelatihan semacam ini, ” ujar Huda.

Melalui pelatihan jurnalis desa, lanjut Huda, diharapkan sebagai pembelajaran untuk menganstisipasi dan melakukan penanganan yang tepat terhadap penyebaran hoaks. “Para peserta juga diharapkan akan mampu menjadi jurnalis yang profesional nantinya,” tandasnya.
Selama pelatihan dua hari, peserta mendapatkan materi dasar-dasar penulisan jurnalistik, prinsip-prinsip penulisan berita, teknis foto jurnalistik,  manajemen jurnalistik, bahkan kiat-kiat jurnalis dalam mencari dan menulis berita, hingga materi terkait kewartawanan.

Nara sumber didatangkan ahli di bidangnya, tiga komisioner KPID Jawa Timur  hadir Eko Rinda Prasetiyadi, dan Immanuel Yosua Tjiptosoewarno, Malik, dari KPID  Jatim. Nur Aminuddin, Nunung Wicaksono (praktisi/fotografer), Budiono (Kontributor Harian Surya), M Khoirul Anwar (Pengurus Pondok Pesulukan Talok Arum), Miftakhul Huda (Ketua KNPI Ngawi), Sarjono (Sekretaris DPD KNPI Ngawi) serta  Sugiharto (Praktisi Media Media Cakrenews.net/Dosen Manajemen Pendidikan Islam STIT Islamiyah Karya Pembangunan Ngawi).

Lebih lanjut Huda mengatakan, pelatihan jurnalis desa tidak berhenti pelatihan dua hari ini, namun  terus berkelanjutan. Selama sebulan  pasca pelatihan, peserta diwajibkan membuat  laporan pemberitaan di desa  masing-masing dalam tiga jenis, berita straight news, features, depth news.  “Sebulan  peserta akan digodok lagi apakah tulisan layak apa tidak sebagai karya jurnalistik. Karena  kita  berharap  pelatihan ini  ini benar-benar mencetak jurnalis desa yang  handal,” pintanya.

Menurut Sugiharto, praktisi media yang sudah melintang dunia kewartawan,  gagasan  jurnalis desa  . dari  KNPI Ngawi luar biasa, meskipun  hakikinya tidak ada  perbedaan jurnalis berdasarkan kewilayahan. Jurnalis atau wartawan sebuah profesi. Karena profesi tentu wartawan harus punya kemampuan menulis bidang jurnalistik. “Jika ada  orang mengaku wartawan tetapi tidak bisa menulis ini tidak benar.  Namanya wartawan harus  bisa menulis, ” katanya.

Sementara peserta  merasakan manfaatnya pelatihan jurnalis desa ini.   “Awalnya saya ikut  pelatihan jurnalis ini direkomendasikan dari Ketua IPPNU Cabang Ngawi, tapi setelah mengikuti pelatihan saya menjadi tertarik ketika adanya materi mengenai fotografi dan menurut saya pelatihan ini sangat bermanfaat. Semoga setelah ini akan muncul jurnalis profesional  dan mampu membawa desanya masing-masing maju dalam bidang jurnalistik, ” tutur, Aina Wahidatul salah satu peserta perwakilan IPPNU Cabang Ngawi di sela-sela pelatihan.
Bambang Hariyanto,  peserta direkomendasi Pemuda Pancasila juga merasakan manfaat sama seperti pesera lain. “Perlu tindak lanjut setelah  pelatihan ini. Kita pingin jadi wartawan yang professional meskipun kita tinggal di desa,” kata Bambang tinggal di Karangjati.  (*)
Penulis : Rochma Mudinar Arum  dan Moh. Sholikhan, Peserta Diklat Pelatihan Jurnalis Desa.
- Pemuatan  berita kerjasama Cakranews.Net dengan Pelatihan Jurnalis Desa  DPD KNPI Ngawi

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top