Ketua Kadin Ngawi Siras Santoso

 CAKRANEWS.NET, NGAWI—Pergantian  Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur,  dari AA LaNyalla Mahmud Mattalitti ke tangan Adik Dwi Putranto,  diharapkan   Kadin daerah makin berkiprah dari segala   lini  usaha.  “Tantangan Kadin makin besar karena  ekonomi global dan persaingan usaha yang begitu ketat. Karena  itu Ketua Kadin  Jatim baru Mas Adik  mempunyai  tugas yang besar memajukan Kadin –Kadin di daerah,” ujar  Siras Santoso, Ketua Kadin Kabupaten Ngawi.

Dari kemampuan  Adik selama berkiprah di dunia usaha dan  organisasi,  Siras yakin  bisa membawa Kadin daerah makin maju dan bersinar.  Sinergi dengan  pemerintah daerah  dengan Kadin di kota/kabupaten makin terjalin  sehingga ekonomi di kota/kabupaten makin meningkat,  kesejahteraan  masyarakat  makin meningkat. “Dari keluhan   teman-teman daerah  masih ada   pemerintah daerah yang tidak greget  melibatkan Kadin  dalam  memajukan usaha dan ekonomi. Ini tantangan Kadin Jawa Timur untuk  cepata  mendorong Pemerintah daerah bersinergi dengan Kadin daerah,” tutur Siras.

Sementara Sukesi, pengurus Kadin Ngawi Bidang UMKM berharap kedepan Kadin  bekerja keras lagi untuk memajukan para usaha UMKM. Apapun keberadaan UMKM terus menerus harus dibina, dimotivasi dan  didukung untuk  meningkatkan usaha mereka  agar lebih   baik  dari segi pendapatkan, pasar dan permodalan. “UMKM harus mendapat prioriotas untuk mendapat perhatian dari Kadin,” ujarny, pengusaha meubel ini.

Adik, pengusaha sektor agribisnis asal kota Batu, Jawa Timur. terpilih sebagai Ketua Umum Kadin Jatim periode 2019-2024 secara aklamasi setelah empat anggota Dewan Petimbangan Kadin Jatim yang terdiri dari Erlangga Satriagung, HR Ali Badri, Priyo Effendi, dan Bambang Kusumarijadi memutuskan bahwa dari lima pengusaha yang mendaftar sebagai Calon Ketua Umum Kadin Jatim periode 2019-2024 hanya Adik Dwi Putranto yang lolos seleksi administratif. Kelima calon yang mendaftar tersebut adalah Yoyok Wardoyo, Dani Wahid, M Rizal, Jamhadi dan Adik Dwi Putranto,  di Shangrila Surabaya,  pertengahan bulan Desember ini.

 “Hampir semua Kadin kabupaten/ kota mengeluhkan hal yang sama bagaimana bisa bersinergi dengan pemerintah daerah setempat. Untuk itu, saya akan fokus urus pemberdayaan Kadin agar bisa bersinergi. Khusus hal ini, saya akan turun sendiri karena gampang-gampang susah. Kedekatan Ketua Kadin Daerah dengan pemerintah daerah tidak menjamin sinergi ini terbangun dengan baik,”  ujar Adik.

Arbai, pelaku usaha konstruksi Ngawi berharap Kadin makin berperan dalam usaha di masyarakat. Pelaku usaha sangat membutuhkan  campur tangan  Kadin  dalkam meningkatkan usahanya. Termasuk pemerintah daerah –Kadin  harus bergandengan guna kemajuan investasi di daerah. Sehingga ekonomi di daerah makin tumbuh dan sejahteraan rakyat makin meningkat.  “Kadin dan pemerintah daerah harus  bersama-sama bergandengan membangun ekonomi daerah,” kata pria yang juga peternak dan meneuki di pertanian ini.. (rto)

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top