Minta Ketua DPD La Nyala Memperjuangkan Jadi ASN
Pegawai P3N saat mengadu di GMPK
CAKRANEWS. NET, NGAWI – Bertahun-tahun nasib 85 Pembantu Pegawai Pencatatan Nikah (P3N) di Kabupaten Ngawi ‘digantung’  pemerintah.  Mereka menuntut pemerintah pusat  segera mengangkat  menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) .  Bahkan  meminta  bantuan  kepada Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD)  La Nyala Mattaliti, untuk  memperjuangkan nasib mereka.
“Kami mohon dengan sangat bapak  Ketua DPD bisa membantu Kami,  memperjuangkan nasib Kami,”ujar Jakimin, salah satu perwakilan mereka yang datang| di| kantor Gerakan Masyarakat Perangi  Korupsi (GMPK) Ngawi di Jln. Sunan Kalijogo (6/12).

Selain Jakimin, P3N yang  ikut hadir mengadu antra lain Basuki, Muh.Hurin,  Sarmo, Sono, Sabani.  Mereka  ditemui Ketua GMPK Ngawi Siras Santoso, yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila Ngawi.

Dijelaskan Jakimin,  85 P3N Ngawi sudah mengabdi sejak 1990. Kemudian tahun 2004 mereka sudah  berstatus honorer  K-1, dan kemudian masuk di K-2 juga. Tanggal 3  Nopember 2013  sudah test CPNS. Namun sejak itu tidak jelas diangkat sebagai  calon pegawai negeri sipil(CPNS).  Padahal di   Jawa Timur P3N di beberapa kota sudah diangkat.  Tuban,   Surabaya, Lamongan, Pacitan, Madura, Magetan, Kediri dan kota lainnya. “Lha mengapa 85 P3N di Ngawi tidak bisa. Ini yang membuat kami heran. Mengapa cuma Ngawi saja yang tidak diangkat,” ujarnya.

Mereka berharap banyak  kepada Ketua DPD yang notabenenya berasal dari Jawa Timur memperjuangkan  nasib P3N Ngawi yang terkatung-katung,dan benar-benar ‘digantung’ pemerintah. Janji pemerintah  mengangkat sebagai CPNS  tidak  pernah direalisasi. Mereka siap  berdialog dengan Ketua DPD menyampaikan tuntutan  kepada pemerintah.

Perjuangan pegawai P3N,lanjutnya, tidak akan berhenti, hingga pemerintah mengangkat mereka  sebagai  ASN, Mereka sudah berulang kali  menanyakan ke Kemenag Ngawi, tapi berulang kali mereka ‘dipimpong’ gaya bola pimpong, tidak ada jawaban yang jelas. “Selalu jawab bukan kewenangan Kami, bukan kewenangan Kemenag Ngawi. Hanya kepada Pak La Nyala  Kami menggantungkan nasib kami,” katanya.

Saat itu juga, Siras Santoso menegaskan kepada P3N, akan menampung pengaduan P3N. Tuntutan P3N akan disampaikan ke Ketua DPD. “Pak La Nyala  pasti akan menerima pengaduan ini, karena beliau adalah Dewan Perwakilan Daerah  yang bertugas memperjuangkan aspirasi  masyarakat, Apalagi beliau  daerah pemilihannya dari Jawa Timur,” kata Siras., didampingi anggota GMKI Bambang Hariyanto.

Siras meminta agar P3N mempersiapkan data atau dokumen  untuk melengkapi surat pengaduan agar nantinya bisa ditelaah dan dikaji . “Jangan sampai ada dokumen yang ketinggalan terkait perjalanan P3N,” tutur siras  (*)

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top