Laporan  Zid Sayyid Adam Asy-Syifa`, Anggota Cakra Menulis Club, Kelas XI MANPK Jombang
Peserta bersama nara sumber
CAKRANEWS.NET, JOMBANG-Penggunaan media sosial seharusnya dijadikan sebagai media komunikasi dan informasi yang positif.  Namun  sekarang media sosial disalahgunakan untuk  kegiatan negatif seperti  melakukan tindakan kekerasan non fisik. Bahkan kekerasan di media  sosial cenderung menjamah pada sisi pribadi,wujudnya pelecehan dibalut dengan permainan kata-kata, ancaman pada korban dan lainnya. Sekarang ini kekerasan di media sosial sudah katagori sangat memprihatinkan. Anak mudah terjerat dengan tipu daya media sosial sehingga mudah menjadi korban.

 “Kekerasan di media sosial,seperti body shaming dan lainnya.Jadi dengan begitu kita semua harus berhati hati dengan yang namanya pergaulan, dan penggunaan  media sosial,”tutur Iptu Dwi Retno Suharti,Humas Polres Jombang, salah satu pembicara Sosialisasi Pencegahan Tindak Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar-MAN 4 /MAN PK Jombang, pekan lalu.
Peserta siswi semangat usai mengikuti kegiatan
Sekolah, guru, anak-anak, orang tua harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai anak-anak menyalahgunakan media sosial, tidak melakukan tindakan kekerasan dalam bermedia sosial. Danjangan sampai anak-anak jad korban tindakan kekerasan saat bermedia sosial.

Hadir pembicara lain Sekretaris Fatayat NU Jombang Syafrida.  Juga hadir dari Dinas PPKB Jombang, PA Jombang. “Kegiatan ini sangat bermanfaat,untuk membuka pikiran siswa siswi MAN 4 Jombang. Sosialisasi tentang kekerasan  terhadap anak, penting bagi para generasi  milenial saat ini,“ tutur Didik Prayitno, Waka Kesiswaan MAN 4 Jombang.

Sosialisasi diikuti siswa siswi MAN 4 Jombang hingga akhir. Para siswa tertarik pada materi materi sosialisasi.Diharapkan para siswa siswi menerapkan ke kehidupan pribadi masing masing karena  sosialisasi soal pencegahan tindak kekerasan ini sangat penting bagi lingkup keluarga maupun khalayak umum.

Informasi dari berbagai sumber, memang saat ini kekerasan di media sosial  yang marak adalah soal bullying. Bullying tindakan atau perilaku menyakiti baik dalam bentuk verbal, psikologis atau emosional serta bisa juga dalam bentuk fisik kepada orang lain. Pemanggilan nama  yang tidak sesuai dengan sebenarnya, penghinaan, ejekan, intimidasi, ucapan homofobia atau rasis, serta pelecehan verbal.

Body shaming cenderung tindakan mengejek atau berkomentar negatif terhadap keadaan fisik atau tubuh seseorang.  Banyak orangtua yang membebaskan anak  berkomunikasi di media sosial, tanpa pengawasan yang ketat. Sebaiknya orangtua melakukan pengawasan yang ketat ketika anak bermedia sosialdengan menggunakan gadget.Anak bisa menjadi korban atau pelaku karena pengaruh media sosial. (*)

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top