CAKRANEWS.NET, Ngawi – Perilaku tidak senonoh yang dilakukan oknum Anggota Badan Pengawas pemilu Kabupaten Ngawi Jawa Timur berakibat pemecatan. Itu terungkap pada Putusan Nomor 257-PKE-DKPP/VIII/2019 Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia.

Disebutkan oknum atas nama Budi Sunariyanto Anggota Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Ngawi Jawa Timur dipecat oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia karena dikabulkannya tuntutan pengadu atas nama Evi Nurazizah.

Dalam pokok mpengadukannya, Evi Nurazizah Staf Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Ngawi merasa tidak nyaman atas perlakukan yang dilakukan Teradu. Dalam sidang yang dilakukan tertutup, Evi mengungkapkan bila selama diajak Rapat Koordinasi ke Surabaya selalu mendapat perlakuan tidak senonoh. Perlakuan tersebut dilakukan Teradu disaat berdua dalam mobil maupun setiap ada kesempatan berdua.

Lebih lanjut Evi mengungkapkan bila perbuatan tidak senonoh tersebut meliputi pemegangan bagian tubuhnya yang sensitif. Dari mulai memegang paha, payudara hingga kemaluan.


Sedangkan bunyi putusan meliputi 3 hal sebagai berikut :
a.     Mengabulkan pengaduan pengadu untuk seluruhnya;
b.  Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Teradu Budi Sunaryanto selaku Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum terhitung sejak putusan ini diberlakukan; dan
c.     Dan  paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibacakan putusan ini;

Diduga bila kejadian serupa turut menimpa staf lain yang masih satu kantor dengan Teradu . Dari beberapa keterangan juga menyebutkan bila ada dua staf yang mengundurkan diri dari Badan Pengawas Pemilihan umum Kabupaten Ngawi sebelumnya. (RYS)

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top