Suasana Garis Finish musium Trinil Ngawi

CAKRANEWS.NET, Ngawi – Memperingati hari Pahlawan, dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi menggelar Lomba Lintas Alam dengan rute Monumen Soerjo – Museum Trinil Minggu (17/11). Selain memahamkan sejarah pada generasi muda, kegiatan kali ini juga sebagai sarana menanamkan jiwa kebersamaan, kekompakan melalui lomba.

Tidak kalah meriah dengan sebelumnya, Lomba Lintas Alam sekaligus napak tilas Gubernur Soerjo 2019 kali ini diikuti 1200 lebih peserta. Mereka terdiri dari berbagai lapisan masyarakat dengan peserta perorangan maupun kelompok.

Sebelum pemberangkatan peserta, Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar menyampaikan pentingnya pengetahuan peristiwa pembunuhan Gubernur Jawa Timur Soerjo oleh sekelompok penganut paham komunis. ”Kita pagi ini hadir untuk melakukan napak tilas sejarah pembunuhan Gubernur Soerjo.”

Lebih lanjut Ony juga berpesan bila generasi muda harus tangguh, cerdas dan tanggap terhadap segala situasi. Itu di dasarkan pada tantangan ke depan yang cukup berat. “ Generasi muda harus mampu menjawab tantangan.”

Untuk peserta lomba didominasi pelajar. Mereka tampil dalam peserta kelas  individu maupun beregu. Kelas lembaga pemerintah juga cukup diminati, namun rata - rata pesertanya hanya kelas beregu dan beranggotakan hanya 3 sampai 4 orang.

Setelah peserta sampai garis finish, mereka diarahkan masuk area dalam Museum Trinil. Itu dilakukan panitia sebagai tambahan pengetahuan dunia purba  bagi peserta yang belum pernah berkunjung. Dan sekaligus  dimaksudkan sebagai penambah  kecintaan terhadap kekayaan sejarah di Ngawi. (RYS)

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top