Bupati dan Ketua DPRD Ngawi

CAKRANEWS.NET, Ngawi – Status Beran beberapa tahun terakhir abu- abu. Wilayah yang masuk Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi tersebut tidak jelas setelah dilakukan polling terkait Desa Beran dari status desa menjadi Kelurahan.

Dari polling yang dilakukan menghasilkan suara mayoritas setuju menjadikan Beran beralih kekelurahan. Namun dari hasil itu masih memerlukan kelengkapan syarat lain sehingga tidak serta merta langsung  menjadi kelurahan. Dan setelah proses berjalan beberapa tahun belum juga tuntas hingga menimbulkan polemik.

Dalam perjalanannya, banyak kendala yang harus dilalui. Bahkan diantaranya sulit untuk dilalui hingga lebih lima tahun status Beran tidak jelas. Begitu pula dengan respon masyarakat yang awalnya menggebu – gebu mendukung peralihan status dari desa ke kelurahan, kini berangsur surut. Bahkan saat ini cenderung menginginkan kembali ke Beran yang berstatus desa.

Dalam sesi wawancara paska Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 2019, Bupati Ngawi Budi Sulistyono memberikan tanggapan bila kemungkinan besar status Beran akan segera jelas. Ia menuturkan bila kemungkinan besar Beran akan kembali memiliki status sebagai desa. “Dulu semangatnya membangun, karena pusat tidak pernah konsen kepada desa, sekarang semangatnya pusat itu ke desa, lha kita ikut saja.”

Saat di tanya kendala, Budi sulistyono mengatakan bila itu lebih pada semangat dari warga Beran. Munculnya gagasan untuk mengubah status Beran dari Desa kekelurahan karena masyarakat menilai status kelurahan lebih banyak mendapat perhatian dari pemerintah saat itu. Dan itu dinilai lebih cocok untuk Beran . “Kendalanya banyak hal, semangat sebenarnya.”

Senada dengan Bupati Ngawi, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngawi mendukung Beran berstatus desa kembali. Ia menegaskan bila dalam pembentukan perda saat itu kondisinya belum seperti sekarang.  Dan juga menilai bahwa  regulasi saat ini lebih condong berpihak pada desa.

“Pola pikir ketika pada saat kita membentuk perda itu, belum seperti sekarang. Begitu sekarang semangatnya berbalik, penguatan di desa, kita harus menuju ke situ juga.” Terang Dwi Rianto Jatmiko Ketua DPRD Kabupaten Ngawi.

Lebih lanjut Ketua Dewan yang akrab di panggil Anto itu menjelaskan bila dalam proses  perjalanan Beran yang terpenting adalah tidak terganggunya pelayanan pada masyarakat. “Saya kira yang terpenting pelayanan pada masyarakat Beran tidak terganggu. Itu penting, yang utama.”

Lebih lanjut politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu berencana mengadakan evaluasi terhadap Status Beran. Ia juga menegaskan bila kajian itu akan dilakukan tahun ini. “Tahun ini akan kita kaji kemungkinan akan kita cabut untuk kembali kedesa. Karena semangatnya menuju kepenguatan desa.” (RYS)

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top