Pancasila Abadi! NKRI Harga Mati!

Monumen Gubernur Soerjo
CAKRANEWS,NET, NGAWI-Waspadai! Komunis Gaya Baru”, anggota dan kader MPC Pemuda Pancasila Kab. Ngawi  tabur bunga dan bersih-bersih di Monumen Soerjo, Bangunrejo Ngawi,  Selasa (1/9). Praktis  monumen   pagi hingga siang,  menonjol warna  loreng hitam-coklat-orange di kawasan hutan jati yang sedang gersang dampak musim kemarau.

Add caption
Bukan cuma itu, aksi memperingati hari Kesaktian Pancasila itu ditandai juga dengan  upacara bendera Merah Putih, doa-istighotsah. Mereka mendoakan para pahlawan, pejuang dan para korban kebiadaban Partai Komunis Indonesia (PKI) yang kala itu ngotot ingin menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi komunis. “Monumen ini bukti kebiadaban PKI. menyiksa Gubenur Jawa Timur pertama, Gubernur Soerjo, kemudian menyeret, menelanjangi  tubuh Gubernur Soerjo dari titik monumen ke aliran Bengawan Solo, Kali Sonde dan Kali Kakak, berjarak  10  Km, hingga meninggal dunia,” ujar Arbai, Wakil Ketua MPC PP Ngawi, Koordinator Pelaksana aksi peringatan Hari Kesaktian Pancasila,” ujarnya.
Upacara Hari Kesaktian Pancasila di areal monumen

Pemuda Pancasila Ngawi mengingatkan  kepada seluruh bangsa Indonesia  tetap mewaspadai gerakan  PKI. Meskipun  sudah dinyatakan sebagai partai terlarang. dan PKI sudah mati, namun paham komunis masih ada dalam pikiran  orang-orang yang  berhaluan komunis. Mereka pasti berupaya menerapkan paham komunis dengan berbagai cara  di segala lini kehidupan. Mereka bisa mendompleng kapitaslisme, isu HAM, isu SARA, isu keresahan dan kemiskinan, dan lainnya.

“Pemuda, pelajar, mahasiswa harus hati-hati, harus waspada terhadap gerakan komunisme, termasuk gerakan paham lain yang bertentangan dengan Pancasila. ”ujar Arbai, yang sehari-hari jadi usahawan ini.

Bambang Hariyanto, Wakil Sekretaris MPC PP Kab. Ngawi mengatakan, tidak hanya  paham komunis, PP Ngawi menolak keras terhadap paham radikal, terorisme, khilafah dan paham lain yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. “Jangan mencoba ngutik-ngutik Pancasila karena Pancasila menjadi ideologi yang cocok bagi bangsa Indonesia. Sejarah membuktikan. siapa yang berupaya mengganti Pancasila dengan ideologi lain  bakal hancur- sehancurnya seperti nasib PKI,” ujar Bambang didampingi Eko Juwito, Ketua Bidang Pemuda di lokasi.

Ketua MPC PP Ngawi, Siras Santoso menegaskan, apa yang harus kita lakukan? Adalah konsistensi penegakan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. “Pemuda Pancasila Ngawi bukan sok Pancasila-is, tapi Pemuda Pancasila Ngawi  berjuang untuk menegakkan Pancasila, UUD 1945 dan mempertahankan NKRI dari pengaruh komunisme,  paham-paham lain yang ingin menggantikan ideologi Pancasila. “Pemuda Pancasila Ngawi sekali layar terkembang surut kita berpantang.  Pancasila Abadi, NKRI harga mati! Waspadai  gerakan komunis gaya baru, gerakan  radikalisme, khilafah,        terorisme dan paham lain ingin menghancurkan Pancasila dan NKRI,” kata Siras. (gi)


Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top