CAKRANEWS.NET, Ngawi – Ratusan Karyawan Perusahaan Daerah Air minum ( PDAM ) Kabupaten Ngawi dan masyarakat turut dalam Sholat Istisqo’ di Alun Alun Merdeka Kabupaten Ngawi Selasa ( 1/9 ). Itu dilakukan sebagai permohonan kepada Allah Swt  agar di turunkan hujan. Sholat kali ini dipimpin KH Samsudin Mustakim Ketua Takmir Masjid Agung Baithurrahman. 


Dalam pelaksanaanya PDAM Kabupaten Ngawi bekerja sama dengan Pengusrus Masjid Agung Baithurrahman Ngawi sebagai Khotib sekaligus Imam. “Kita komunikasi dengan Masjid Baithurrahman untuk pelaksanaan Sholat Istisqo’ ini.” Terang Marsudiono Seksi Humas PDAM Kabupaten Ngawi.

Kemarau cukup panjang tahun ini mengakibatkan sebagaian wilayah  kabupaten Ngawi terdampak kekeringan. Tidak hanya debit air yang turun, namun sumber - sumber air alami di beberapa daerah sudah tidak lagi mengeluarkan air. “ Mari kita bersama - sama memohon ampunan dari Allah Swt. Semoga Allah Swt memberikan ampunan dan berkenan menurunkan rahmat berupa air hujan yang menyeluruh dan merata.” Terang Dwi Indarto Direktur PDAM Kabupaten Ngawi.

Bila dihitung kebutuhan air bersih untuk pelanggan, Dwi mengatakan saat ini  cadangannya  sangat mengkhawatirkan. “Suply air bersih dari sumber  di gunung lawu mengalami penurunan hingga 40%. Bila musim kemarau terus berlanjut, bukan tidak mungkin penurunan debit dari sumber air terus terjadi.”

Menyikapi kondisi tersebut, PDAM Kabupaten Ngawi melakukan langkah – langkah pencukupan air bersih dengan mengatur Valve dan melakukan pengeboran baru. “Yang saat ini dilakukan adalah dengan mengatur valve agar kebutuhan wilayah tertentu tidak over maupun tidak kekurangan. Dan untuk menambah sumber air baru, kita melakukan pengeboran di daerah Gunung Lawu.” 

Dalam kondisi normal, sumber air yang dikelola PDAM Kabupaten Ngawi mampu mensuply 900.000 M3. Jumlah tersebut lebih dari cukup untuk melayani seluruh pelanggan dengan jumlah lebih dari 35.000 . Namun dengan menurunnya pasokan dari sumber air karena faktor alam tersebut, sedikit mengalami kendala pada waktu tertentu.

Selain fokus pada persoalan menurunnya debit sumber air, PDAM Kabupaten Ngawi juga melakukan pencarian titik – titik sumber air baru. Itu dilakukan sebagai antisipasi kemarau panjang dan bertambahnya pelanggan baru. “Jumlah pelanggan terus bertambah tiap tahunnya. Jadi harus ada penambahan suply air.”

“Kebetulan kita juga bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada untuk mencari titik mata air. Dan hasilnya positif. Kita sudah menemukan sumber air baru. Salah satunya di Desa Sumberbening. Tinggal kita upayakan pengeboran untuk mensuply daerah sekitar.” pungkasnya  ( RYS )

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top