Ilustrasi 

CAKRANEWS.NET, Ngawi - Hasan Al Fajar (37) warga Desa Wakah, Kec. Ngrambe, Ngawi, mengalami nasib naas, Senin (21/10) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Pria yang pemilik bengkel las tersebut kehilangan usahanya setelah kebakaran menghanguskan  seluruh tempat usahanya.

Kebakaran itu berawal saat perbaikan di bagian atap mobil yang sudah keropos. Seperti biasa, untuk mengatasinya dengan menambal melalui pengelasan. Rupanya  dalam pengelasan kali ini kurang antisipasif. 

Saat pengelasan, api dari las menyambar busa yang berada di plafon kendaraan. Kemudian busa plafon yang terbakar jatuh mengenai jok kendaraan. Dengan cepat api membakar jok yang berbahan spon. Api semakin membesar dan pekerja panik. Dengan alat seadanya pekerja mencoba memadamkan api.

Karena semakin tidak terkendalinya api, dua pekerja berusaha mendorong mobil keluar area bengkel. Itu dimaksudkan menjauhkan api dari dalam bengkel. Namun usaha mereka sia – sia. Mobil tidak mampu di keluarkan dengan kondisi api yang semakin membesar.

Api semakin membesar dan menghanguskan mobil serta seluruh peralatan di dalam bengkel, termasuk mesin diesel. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sebenarnya dari warga sekitar juga berusaha memadamkan api. Namun keterbatasan alat tidak berdampak banyak megurangi amukan Si Jago Merah. Mereka akhirnya lebih banyak mengantisipasi agar api tidak merembet ke tempat lain.

"Sebenarnya dari warga sudah berusaha untuk memadamkan api, namun api semakin membesar, ya akhirnya semua peralatan habis terbakar," jelas pemilik bengkel, Hasan.

Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Itu meliputi mobil Suzuki jenis Carry nopol AD 9270 MF, peraalatan kerja dan bangunan. (RYS)

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top