CAKRANEWS.NET, Ngawi - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP ) Kabupaten Ngawi Jawa Timur terus melakukan sosialisasi system Online Single Submission (OSS) dalam pengajuan izin usaha. Bukan tanpa alasan, system berbasis online tersebut cukup menjadi kendala dalam pendaftaran. Dengan diadakan sosialisasi diharapkan mampu memberikan pemahaman dan kemudahan dalam pelaksanaan registrasi secara online bagi pelaku usaha di Ngawi.

Ditemui di kantornya, Kepala Bidang Perijinan ( DPMPTSP ) Kabupaten Ngawi Budiono menekankan pentingnya sosialisasi  pengisian registrasi bagi pemohon ijin  baru maupun pelaku usaha yang sudah berizin. Itu didasarkan pada kewajiban bagi pelaku usaha sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 Tentang Online Single Submission (OSS).

“ System Online Single Submission (OSS) memang menjadi salah satu solusi di era saat ini. Selain untuk memangkas proses birokrasi, pemerintah juga memberikan kemudahan bagi yang tidak sempat datang ke perijinan. Ini lebih simpel dan tidak bolak – balik ke kantor perijinan.” Terang Budiono

Dalam pelaksanaan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP ) Kabupaten Ngawi menjadikan kantor kecamatan sebagai salah satu titik pemusatan sosialisasi. Selain mudah di jangkau desa di wilayahnya, kecamatan juga merupakan  kendali informasi ke pemerintah di bawahnya sekaligus lembaga ferivikator ijin.

Dengan aturan baru untuk badan usaha, Budiono berharap pada pelaku usaha  segera melakukan registrasi ulang melalui system OSS. “System Online Single Submission (OSS) ini berlaku untuk seluruh usaha, baik untuk pelaku usaha yang sudah  memiliki ijin maupun yang akan mengurus baru.”

Di Tanya terkait sasaran sosialisasi, Budiono menjelaskan tidak hanya untuk pelaku usaha saja. Namun juga menyasar pada masyarakat luas. Sehingga dalam setiap kegiatannya, DPMPTSP Kabupaten Ngawi selalu mengundang seluruh perwakilan dari berbagai lapisan masyarakat.

“System Online Single Submission (OSS) merupakan salah satu Peraturan Pemerintah ( PP ). Tepatnya PP Nomor 24 Tahun 2018 Tentang Online Single Submission (OSS). Jadi tidak hanya pelaku  usaha saja, masyarakat juga harus tahu.” Pungkasnya.

“ Dan perlu diketahui bahwa seluruh badan usaha harus memiliki Nomor Induk Berusaha ( NIB ). Caranya dengan mendaftar untuk ijin usaha baru dan registrasi ulang untuk usaha yang sudah berijin dengan Online Single Submission (OSS). Bila tidak memiliki NIB dan tetap melakukan kegiatan usaha berarti illegal.” Pungkasnya ( RYS )

Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top