Laporan Zid Sayyid Adam Asy-Syifa’, MAN PK Denanyar, Anggota Cakra Menulis Club

CAKRANEWS.NET, NGAWI- Seru! Begitu sebagian besar kesan.  Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK) Asrama Hasbullah Sa’id-Ponpes Mambaul Ma’Arif, Denanyar Jombang, usai menggelar  event  “Language Camp 2019” di Mangrove Center Tuban, selama  tiga hari dua malam, pekan lalu. Inilah  ‘kawah candradimuka’.  Siswa-siswi  ‘digodok’  agar terampil berbahasa Arab dan  Inggris “Event seperti ini  yang selalu ditunggu-tunggu siswa-siswi.  Seru dan  memperluas keterampilan dan wawasan. Khususnya  keterampilan berbahasa asing,” ujar  Zulfan Masandi kelas 11 PK 1.

Meski Language Camp 2019” ini tahun  pertama,  peserta  menyambut dengan semangat. Karena keinginan kuat terampil. Selama  kegiatan semua peserta  diwajibkan untuk berbahasa Arab dan bahasa Inggris. Tidak boleh  berkomunikasi selain kedua bahasa itu. Program talking and sharing berbahasa Arab , Post journey berbahasa Arab Inggris,  opening.dan closing ceremony arab Inggris

Menurut Pengasuh MAN PK Asrama Hasbullah Sa’id, Agus Nurul Huda, tujuan diadakan Language Camp ini diharap siswa-siswi MAN PK Jombang bisa mendalami bahasa Arab atau Inggris. “Siswa-siswi sangat antusias mengikuti Language Camp ini.  Mereka dilatih dalam bidang bahasa, kedisiplinan, “ ujar Gus Huda, begitu panggilannya.

Di Language Camp, siswa-siswa MAN PK yang berasal dari berbagai daerah tersebut dilatih mandiri, kepemimpinan dan bertanggung jawab. Diharapkan setelah kegiatan Language Camp, siswa-siswi MAN PK mahir dalam berbasaha Arab dan Bahasa Inggris. Di sekolah program bahasa menjadi salah satu  penekanan  yang diajarkan ke siswa-siswa, termasuk diadakan kegiatan  lomba berbahasa digelar oleh OSIS.

Terwujudnya  program Language Camp, juga atas kerjasama MAN PK Denanyar dengan Dinas Sosial dan Tenaga Bencana Jombang. Sukses mengadakan Language Camp 2019, siswa-siswi tak sabar menunggu Language Camp 2020. Mereka berharap  yang pastinya lebih seru,spektakuler dan lebih wow!.

Informasi dikumpulkan Cakranews. Net, MAN PK Denanyar Jombang,  Satu-satunya MANPK di Indonesia  yang keberadaannya dikelola pondok pesantren, yakni  Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar.   Ponpes ini didirikan  KH. Bisri Syansuri, sala satu ulama pendiri Nahdatul Ulama. Ulama ahli fiqh  seorang pejuang nasional maupun Jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Program Keagamaan (PK) merupakan model madrasah unggulan di Indonesia yang berada di bawah Kementrian Agama RI. MAN PK lebih unik, madrasah ini memiliki peminatan keagamaan yang berbasis asrama. Di Jawa Timur MAN PK  Denanyar dan MAN 1 Jember.

Menerapkan kurikulum yang padat agama dan bahasa (Arab dan Inggris) serta pembelajaran yang intensif dengan sistem asrama seperti pesantren.  Kurikulum  yang diusung Program tafaqquh fiddin (pendalaman ilmu agama). Hal ini dikarenakan lembaga pendidikan formal non-pesantren yang berperan sebagai penyambung  ‘tradisi pesantren’ yang tujuannya adalah untuk ber-tafaqquh fiddin, dengan trade mark dan pendalaman kitab kuning dengan metode salaf memakai kitab Jurumiyah, Imriti, Amsilati Tasrif dan untuk metode modern menggunakan ’amsilati’. Disamping  itu,  juga menekankan bahasa Arab dan Bahasa Inggris  hafalan Al-Qur’an dan kaligrafi. (*)


Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top