NGAWI, CAKRANEWS.NET – Demo kedua persoalan ganti – rugi Tanah Kas Desa ( TKD ) Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi  kembali di gelar Jum’at 05/07/2019. Bertempat di halaman sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi, demo dilakukan puluhan puluhan orang.

Namun tuntutan dari pendemo kali ini kontradiktif dengan demo sebelumnya pada Rabu 3/7/2019. Bila sebelumnya Jumirin menyuarakan tuntutannya untuk segera mencairkan dana kompensasi, Justru kali ini mereka menyuarakan agar Pemerintah Kabupaten Ngawi tidak mencairkan dana.

“ Intinya kami minta pemerintah tidak mencairkan dana pengganti Tanah Kas Desa yang terdampak jalan tol Ngawi - Kertosono.  ” Terang Bambang Sri Mulyadi mantan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Klitik yang menilai kurangnya transparansi dalam penetapan tanah pengganti TKD.

Bambang juga meminta pihak apraisal dan yang berkompeten untuk terjun langsung melihat kondisi lahan pengganti TKD. Ia juga mengatakan bahwa tidak sependapat karena kondisi tanah yang dimaksud berada di pinggiran sungai sehingga rawan terkena banjir.

Aksi demo ditanggapi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ngawi Drs. Shodiq Tri Widiyanto.  Dalam kesempatan tersebut Shodiq mengajak para pendemo  melakukan penyampaian aspirasi di Ruang Command Centre Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi.


“Pemerintah Kabupaten Ngawi menerima semua masukan yang baik dari yang mendukung obyek tanah pengganti maupun yang tidak mendukung. Semua aspirasi  warga Desa Klitik akan kita tampung untuk dicarikan solusinya.” Terang Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi ( RYS )


Posting Komentar

 
Cakranews © 2016. All Rights Reserved. Shared by WpCoderX
Top